Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Belajar Pada Kawan-Kawan dari ASEAN

Baru pada pertemuan ini saya mengetahui ada forum sekeren SEAMEO (South East Asian Ministers of Education Organization), forum yang digagas oleh kementerian pendidikan di Asia Tenggara sejak tahun 1965. Saya bisa mendaftarkan diri pada kegiatan ini dikarenakan kebaikan hati seseorang yang saya kenal di facebook (banyak juga fungsinya linimasa ini :)). Setelah mendaftar dan konfirmasi kehadiran maka saya bisa hadir pada Seminar Penguatan Karakter dan Kompetensi Guru Asia Tenggara, pada Rabu 8 Oktober 2015 yang dilaksanakan selama sehari yang dilaksanakan beriringan dengan peringatan 50 tahun SEAMEO.

Seminar Sehari

Acara ini mempertemukan saya pada tim Meinkauf, pembuat aplikasi dari sebuah SMA di Surabaya (sayang sekali, saya lupa nama sekolahnya). Salut dan takjub saya karena setelah saya download di google play, interface aplikasi ini sangat asyik untuk dilihat dan menunya cukup lengkap, meski sayang bahasa yang digunakan semuanya berbahasa Jerman (alih-alih dwibahasa yang digunakan). Tentu penggunaan bahasa Jerman ini beralasan dikarenakan penyelenggara kompetisi pembuatan aplikasi ini adalah Goethe Institute.

Beserta pengembang Meinkauf Presentasi Meinkauf

Selanjutnya yang cukup spektakuler adalah presentasi dari Singapura, mengapa demikian? Karena yang menjadi presenter adalah seorang master teaceher (setingkat pengawas sekolah di Indonesia), namun demikian isi presentasi dan juga kemampuan presentasi Ibu ini sangat hebat dan komunikatif melebihi profesor dan doktor dari negara Asean lainnya. Isi presentasinya membahas bagaimana Singapura sebagai sebuah negara menetapkan tujuan bersama dan menyeleraskan seluruh stake holder. Tujuannya adalah untuk menjadikan siswa sebagai pusat penentuan kebijakan dan menghargai guru sebagai permata, sesuai falsafah dan rumus pendidikan Singapura “Every Teacher is A Gem!” Saking menariknya saya memposisikan beliau adalah presenter terbaik seminar ini sebelum Pak Anies Baswedan berbicara😀.

_DSC5458 Pembicara Utama; Pak Anies

Kenapa Pak Anies Baswedan adalah pembicara yang terbaik pada seminar ini? Apakah karena beliau adalah Mendikbud Dikdasmen? Iya tentu saja, eh.. bukan. Tentu karena kefasihan komunikasi dan isi pidato yang berisi banyak ikhtisar-ikhtisar dari banyak pengalaman membaca dan berdiskusi. Beliau memberikan ilustrasi mengenai konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara yang memilih diksi “taman” sebagai kata pamungkas penjabar makna. Tentu semua orang yang piknik ke taman datang dengan bahagia dan enggan pulang, jauh dengan suasana yang ada di mayoritas sekolah di Indonesia. Siswa tentu bersorak gembira dengan karena sekolah libur. Konsep terakhir adalah keterbukaan dimana sekolah harus berkolaborasi dengan sebanyak-banyaknya pihak dan disinilah kejutannya disiapkan. Pak Anies membicarakan asap sekaligus meminta maaf kepada tamu-tamu ASEAN. Beliau memberikan ilustrasi bahwa di seluruh negara penjuru Asia sulit bekerja sama dikarenakan renggangnya silaturhami, Beliau mencontohkan Korea, Cina, Jepang untuk Asia Timur; Srilangka dan India untuk Asia Selatan, (maaf, sisanya saya lupa,😦 ). Tapi kita negara di Asean, mendikbud di masing-masing negara begitu visionernya dengan mendirikan SEAMEO!

Terakhir, sebelum kembali ke Seruyan-Kalteng, saya sholat di Masjid Kemdikbud dengan menara Indah Baitut Tholibin sebelum menyiapkan diri menembus kemacetan Jakarta yang pekat.

Masjid Kemdikbud (Baitut Tholibin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17 Oktober 2015 by in Adagium and tagged , , , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,552 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: