Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Reportase Sekolah di Surat Kabar Malaysia

“Lakukan apa yang kamu suka, sukai yang kamu lakukan.” Saya seringkali ingat adagium misterius itu entah darimana dan dari siapa. Hal yang saya sukai membuat saya akhirnya memilih jurusan keguruan dengan jurusan yang tidak bonafide versi gairah anak SMA. Namun rasa suka tetaplah rasa suka.

Pilihan untuk menjadi guru membawa saya ke Kalimantan dan bertemu dengan mata air kebudayaan yang baru. Saya bertemu dengan anak-anak yang tidak saya temui di tempat kelahiran. Saya menjumpai anak-anak pemalu, kikuk, namun dengan kecerdasan luar biasa pada seni dan olahraga. Anak-anak disini adalah mereka yang memiliki daya tahan dan keceriaan alami. Mengapa daya tahan? Karena lokasi rumah menuju pusat pemerintahan dan pusat hiburan mencapai 91 km. Mengapa keceriaan alami? Karena mereka telah berkawan karib dengan sepi sejak lahir.

Rupanya rasa suka saya pada dunia kependidikan membawa saya pada kesempatan yang tidak terbayangkan. Salah satunya adalah dengan Ibu Nithya Siddhu yang ternyata membawa obrolan santai di sekolah menjadi sesuatu yang serius dengan menerbitkan artikel tentang sekolah di surat kabar terbesar kedua berbahasa Inggris di Malaysia.

Picture1

link surat kabar: http://www.thestar.com.my/News/Education/2013/10/20/Going-the-extra-mile.aspx

Tentu saya senang dengan kabar ini karena tidak setiap hari sekolah mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan kolomnis tetap pendidikan di harian The Star Malaysia. Kami sebenarnya melakukan hal yang banyak dilakukan sekolah lain, perbedaannya barangkali adalah kemampuan kami yang pas-pasan bahkan memprihatinkan membuat kami terus gelisah dan terus belajar.

Kami semua tersenyum dengan kemurahan hati Ibu Nithya Sidhhu yang bersedia mengangkat prodil sekolah. Sambil membaca, terbersit pikiran, “Kapan ya saya rutin menulis dan menjadi kolomnis pendidikan surat kabar?”😀

2 comments on “Reportase Sekolah di Surat Kabar Malaysia

  1. Budi Santosa
    6 Desember 2013

    wah menjadi keinginan saya juga mas guru,,, kapan saya bisa menjadi penulis yang konsisten

    • Panji Irfan
      13 Desember 2013

      He… Pak Budi nyindir saya juga ya? He.. Saya juga sedang belajar konsisten lagi. Modem saya sudah rusak 3 kali, kalau tidak ada modem tidak bisa posting.
      Saya banyak belajar, diantaranya dari bapak mengenai blog, serius pak🙂.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,552 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: