Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Belajar Puisi dari Hal-hal terdekat

Salah satu kalimat dalam buku Quantum Teaching/Learning yang masih saya ingat adalah “Masuki dunia mereka kemudian bawalah mereka ke duniamu.” Kalimat ini kerap teringat karena keadaan saya yang belum cukup akrab dengan peserta didik.

Lantas serupa apakah dunia yang dimaksud dalam buku karangan Bobi DePorter dan Mike Hernacki tersebut? Rupanya konteks makna “dunia” dalam tulisan ini adalah lingkungan, kebiasaan, hobi, dan minat siswa. Di sekolah tempat saya bekerja, “dunia” tersebut ditafsirkan menjadi dunia olahraga (khususnya voli dan sepak bola) dan juga seni (khususnya lagu-lagu bercorak Melayu dan dangdut).

Saya memang memerlukan ada upaya untuk memasuki dunia siswa lebih intensif. Khususnya ketika kegiatan belajar dengan materi sastra yang masih berkesan eksklusif untuk dinikmati siswa. Kesan eksklusif ini dapat muncul karena jumlah buku-buku bacaan sastra yang terbatas, materi sastra yang tidak sesuai dengan usia, dan kemampuan guru apa adanya😦. Semoga mau memaafkan bapak, nak.

 

Langkah baru mengakrabkan karya sastra dengan siswa dapat dimulai dengan menampilkan gambar Zlatan Ibrahimovic dan Luis Suarez dengan bagian awal (ilustrasi) presentasi yang disajikan. Beberapa murid yang gandrung dengan sepak bola lumayan terpantik rasa penasarannya. Korelasi antara kedua sepak bola ini adalah Klub Ajax Amsterdam. Ajax sejauh yang diketahui adalah nama prajurit yang menyerbu Troya (beberapa pakar mengatakan sekitar Turki) dari Yunani. Pemicu masalah adalah larinya Helen (istri Menelaus) dari Yunani ke (Pangeran Paris) Troy. Ah, obrolan mengenai kisah perempuan bernama Helen tersebut tidak akan diungkap terlalu jauh.

Selanjutnya seorang penyair bernama Homer dari Yunani menuliskan kisah heroik para pahlawan yang menyerbu Troy dengan menulis kumpulan sajak epik berjudul Odysseus (Ulysses bahasa Latin) yang merupakan salah seorang pemimpin pasukan yang menyerang Troy. Nah, jadi melalui Homerlah kisah Odysseus, tentara Ajax, dan Troyan bisa kita diketahui masyarakat dunia. Selanjutnya, nama Odyssey diadaptasi menjadi nama jenis mobil. Tentu pemilihan nama untuk mobil ini didasarkan pada muatan sejarah dan makna yang terkandung pada nama Odyssey.

 

Andai siswa saya mengetahui serial kartun The Simpsons, saya akan melanjutkan korelasi ini dengan menghubungkan nama penyair Homer yang dijadikan nama tokoh kartun terkenal Homer Simpsons karya Matt Groening. Tapi sepertinya siswa di sini hanya memahami Spongebob Squarepants atau Naruto🙂.

 

Setelah semua upaya ini, apakah siswa akan lebih berhasil dalam menyenangi puisi?

 

 

sumber foto: Luis Suarez, Zlatan Ibrahimovic, Honda Odyssey, Homer Simpsons, Matt Groening

One comment on “Belajar Puisi dari Hal-hal terdekat

  1. Ping-balik: Belajar Puisi dari Hal-hal terdekat « ranahpuisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 1 Mei 2012 by in Adagium and tagged , , , , , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,552 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: