Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (1)

Bulan kemarin saya (tepatnya kami) melakukan seminar PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Jika ditanya mengenai mutu, penelitian yang telah saya laksanakan memiliki banyak celah kekurangan. Tentu mutu tersebut tidak mengurangi keseriusan pelaksanaan kegiatan penelitian, kekurangan ini terjadi karena kebodohan pribadi saya.  Di balik itu semua, tak bisa ditampik banyaknya pelajaran dan manfaat dari pelaksanaan kegiatan penelitian ini.🙂

 

Ilustrasi

Penelitian yang saya lakukan bertujuan untuk meningkatkan ketuntasan belajar siswa. Targetnya adalah 90% dari populasi kelas (23 siswa) tuntas KKM (21 siswa). Kelas yang dijadikan subjek penelitian adalah kelas IX A. Kenapa kelas IX A? 1. karena jadwal belajar kelas IX semakin padat dengan semakin dekatnya ujian penentuan semisal UN atau Usek, 2. karena lokasi siswa kelas IX A rata-rata jauh dari sekolah (>20 km) dengan jalan tanah yang becek juga rusak, 3. dan jam belajarnya berada pada jam terakhir (jam ke-7-8).

Pemanfaatan Media Mouse Mischief

Informasi mengenai media ini dapat dibaca pada tulisan pada blog ini yang berjudul Memanfaatkan Media Mouse Mischief. Media ini saya gunakan dengan pertimbangan sebagai berikut. 1. media ini memfasilitasi aktivitas siswa secara sekaligus untuk menjawab pertanyaan pilihan ganda (guru berperan sebagai fasilitator) 2. media ini  membuat siswa menjadi pusat pembelajaran 3. kondisi piranti pendukung seperti listrik, proyektor, dan mouse telah tersedia di sekolah.

Aplikasi Media Mouse Mischief saya gunakan pada bagian awal dan inti kegiatan belajar untuk menyampaikan materi yang berhubungan kompetensi dasar yang akan dipelajari. Diharapkan setelah siswa mengikuti kegiatan belajar yang memanfaatkan media ini, pemahaman dan sikap siswa terhadap kegiatan belajar dapat mencapai KKM.

Pelaksanaan Kegiatan Penelitan

 

Kegiatan penelitian dilaksanakan dari Bulan Oktober 2011 – Januari 2012. Siklus yang  dilaksanakan sebanyak empat kali. Penelitian ini mendapatkan dukungan dari anggota peneliti yang berperan pula sebagai observer, jumlah anggota peneliti ada lima orang guru mata pelajaran di luar bahasa Indoenesia. Kelima observer ini secara berpasangan bertugas mengamati aktivitas afektif dan psikomotor siswa pada tiap siklusnya.  Materi yang menggunakan media ini mencakup tiga materi kebahasaan dan satu materi kesusastraan.

Nah, tulisan mengenai hasil penelitiannya akan dilanjutkan lain waktu😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,552 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: