Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Diajar Indonesia Mengajar*

Beberapa sekolah telah bersiap menyambut tahun pelajaran baru dan beberapa sekolah sedang berada di tengah pekan liburan. Liburan memang selalu disambut dengan gembira setelah satu semester dipenuhi rutinitas. Saat liburan tentu merupakan kesempatan platina untuk menyegarkan semangat dan juga motivasi belajar mengajar di kelas. Jika pada semester sebelumnya rutinitas untuk waktu membaca buku disita oleh buku teks dan buku catatan/tugas anak-anak. Maka, pada saat liburan ini adalah saat yang tepat juga untuk menyegarkan pikiran dengan membaca bacaan yang asyik-asyik😆.

Kesempatan datang ketika buku berjudul Indonesia Mengajar ada di hadapan. Buku ini memiliki sampul memukau yang merepresentasikan isi buku secara keseluruhan. Sampul buku tersebut memuat foto beberapa guru dan siswa yang tampak ceria pada sebuah dermaga kecil. Sekedar informasi tambahan untuk yang belum tahu, judul buku ini adalah sekaligus judul sebuah program yang digagas oleh Pak Anies Baswedan yang menempatkan pemuda-pemuda terbaik Indonesia untuk mengajar di sekolah-sekolah dengan keadaan yang serba terbatas di seluruh pelosok Indonesia selama satu tahun. Ada pertanyaan menarik dalam sebuah seminar, “Jangan-jangan program Indonesia Mengajar diminati para pemuda karena ada Pak Anies?” Jawaban dari Pak Anies adalah “Its not about the singer, its about the song!”

Pertanyaan-pertanyaan lanjutan seperti, “Mengapa hanya setahun?”, “Siapakah saja pemuda yang mengabdi itu?”, “Dimanakah tempat mengabdi tersebut?”, dan “Apa hal inspiratif yang ada di tempat tersebut?” Semuanya jawabannya terdapat pada buku tersebut.

Buku ini secara keseluruhan adalah kumpulan reportase dari para pengajar mudanya. Setiap daerah mengabdi tentu akan mengasilkan kisah dan tantangan yang menarik dan khas. Selanjutnya untuk lebih memudahkan pembaca menyelami petualangan setiap pengajar muda dan siswanya, buku ini dibagi menjadi tiga tema utama yaitu: optimis, rendah hati, dan ketulusan. Mengapa pembagiannya berdasarkan tiga tema tersebut? Jawaban paling sederhana adalah karena memang hal itulah hal yang melekat pada setiap pengajar muda. Atau bisa pula mengunjungi situs resmi program Indonesia Mengajar dan disana kita akan temukan slogan penuh makna “Berhenti mengacam kegelapan, Nyalakan Lilin.”

Setelah membaca beberapa bagian buku ini. Saya merasakan rasa malu menjalar dengan deras. Jika para pemuda yang memiliki latar belakang di luar pendidikan begitu peduli dan berbesar hati mengabdi, apa yang saya lakukan tentu belum ada apa-apanya. Kondisi sekolah tempat saya bekerja memang cukup terisolasi, namun jika dibandingkan dengan semua kisah yang dituliskan di buku ini kami di sekolah (khususnya saya) perlu bekerja keras  lagi.

Oh iya, jika rekan guru dan pembaca belum membaca bukunya secara cetak, maka di situsnya sudah dapat dinikmati reportase para pemuda lengkap dengan kontak via facebook, twitter, dan blognya untuk komunikasi lebih internal. Salam, selamat berlibur!

Link blog pengajar muda;

http://yunitafransisca.wordpress.com/
http://dika-ngkong.blogspot.com/
http://berprestasi.blogspot.com
http://sublimit.wordpress.com/
http://bawirapati.blogspot.com/
http://agungfirmansyah.wordpress.com/
http://www.kampung-topengbetawi.blogspot.com/
http://moaw745.wordpress.com/
http://www.iaasindonesia.org/
http://dhinihidayati.wordpress.com/
http://andriows.wordpress.com/
http://syakursays.tk/
http://ratucumi.multiply.com/
http://alwaysanita.wordpress.com/
http://chasism.blogspot.com/
http://myrinicute.multiply.com/
http://furiyani.wordpress.com/

13 comments on “Diajar Indonesia Mengajar*

  1. joko
    17 Januari 2012

    keikhlasan dan kesungguhan mereka akan membuahkan hasil yang manis kelak… Chayoo Indonesia ku….

    • Panji Irfan
      17 Januari 2012

      Iya pak, seperti yang bapak lakukan untuk anak-anak yatim itu.. salut pak🙂

  2. joko
    17 Januari 2012

    kesungguhan para pemuda(i) relawan Indonesia Mengajar akan membawa perubahan bagi Indonesia……. Jayalah Indonesia ku…

  3. madyandi
    13 Januari 2012

    saya suka mengikuti jejak-jejak indonesia mengajar. kegiatan mereka luar biasa menurut saya

    • Panji Irfan
      17 Januari 2012

      Menurut saya juga Bang Madyandi. He.. Saya ketinggalan jauh😀. Terima kasih silaturahminya.

  4. Sawali Tuhusetya
    1 Januari 2012

    wow… sebuah buku inspiratif yang menunjukka betapa program ini sangat dibutuhkan oleh bangsa kita yang besar ini. selama tahun baru 2012, mas panji, semoga makin tambah sukses, ya.

    • Panji Irfan
      3 Januari 2012

      😀. Amin, amin. Terima kasih kunjungannya Pak Sawali. Semoga keteladanan Bapak bisa saya ikuti, he..😆

  5. budies
    31 Desember 2011

    saya kemarin ke palma mau cari buku ini, eee malah dah tutup… ketika keluar mau ke siswa hujan deras sekali… jadi tambah kepingin
    salam pendidikan

    • Panji Irfan
      3 Januari 2012

      He.. mudah-mudahan ada kesempatan berikutnya untuk Pak Budi. Salam pendidikan juga Pak Budi😀.

  6. adibmahdy
    30 Desember 2011

    Mantab tuh bukunya…
    ada link referensi juga
    trimakaish

    • Panji Irfan
      4 Januari 2012

      He.. Iya mantap sekali. Sama-sama, terima kasih kunjungannya semoga bermanfaat😀.

  7. Chiku
    30 Desember 2011

    terima kasih banyak atas resensi buku IM nya🙂
    Have a nice and happy reading!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 29 Desember 2011 by in Bahan Belajar, Buku, Pendidikan, Sekolah Eksternal and tagged , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: