Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Menulis dengan Bahagia*

Judul tulisan ini sengaja diberi tanda bintang kecil karena judul tulisan ini adalah terjemah dari judul buku yang sangat asyik Happy Writing yang ditulis oleh Andrias Harefa. Judul yang lumayan mengundang para pembaca agar segera membaca buku tersebut. Apa benar menulis dapat membuat bahagia? Sebahagia dan sebermanfaat apa kegiatan menulis itu sebenarnya?

Sebelum membaca buku itu secara keseluruhan, saya yang kuper ini mencoba mengenal dulu sosok Andrias Harefa dengan langsung membuka halaman belakang buku ini. Saya lumayan tercenung dengan keputusan beliau meninggalkan perkuliahan di universitas mapan di negeri ini dan menggantinya dengan belajar hal-hal yang lebih digemari secara mandiri. Beliau pun banyak menggagas dan memberdayakan kegiatan memotivasi masyarakat, lebih spesifik lagi kegiatan yang ingin dicapai dengan baik adalah kegiatan menulis.

Setelah bagian belakang, saya lantas loncat ke bagian depan buku yang berisi banyak testimoni dari para pembaca dan juga kata pengantar dari beliau. Testimoner (:) istilah maksa) pun sudah sedemikian kreatif dan unik dalam menuliskan kesannya, apalagi isi ini bukunya ya? He.. Di kata pengantar, beliau membahas mengenai pertanggungjawaban identitas yang dipilih. Jika kita memilih identitas profesi sebagai penulis, maka kita harus melahirkan karya tulis dan menyebabkan orang-orang tergerak untuk menulis. Bayangkan tanggung jawab saya sebagai guru bahasa Indonesia. Identitas sebagai guru sudah lumayan berat, ditambah lagi dengan bahasa Indonesia yang didalamnya banyak belajar dan latihan mengenai menulis (belum sebagai anak, tetangga, dan hamba Allah, he.. tulisan melebar).

Hal hebat lainnya adalah pendirian sekolah menulis yang mewajibkan ke semua siswanya menulis buku (luar biasa!). Kata pengantar beliau ditutup dengan visi Indonesia 2045 menjadi lebih baik dengan kegiatan membaca dan menulis.

Pada bagian isi, penulis menata buku ini dengan sedikit tips mengenai membaca, kemudian mempersilakan para kawan di facebooknya mengomentari dan menanggapi. Sederhana tapi benar-benar berbobot, banyak tips-tips yang diutarakan berdasarkan pengalaman sederhana hingga luar biasa seperti mewawancarai Pak Ciputra pengusaha sukses itu loh, he.. Pada akhir tulisan ini saya merasa bersyukur dan berterima kasih karena Andrias Harefa telah berkenan menulis buku ini.πŸ™‚ Semoga saya dapat memikul tanggung jawab sebagai guru bahasa Indonesia, amin.

10 comments on “Menulis dengan Bahagia*

  1. silmya
    29 Desember 2011

    wah jadi pengen pinjem #eh beliπŸ™‚

    • Panji Irfan
      29 Desember 2011

      boleh pinjam klo dekat rumahnya, he..πŸ™‚

  2. Abed Saragih
    18 November 2011

    I like this artikel.

    Salam Persahabatan.

    • Panji Irfan
      20 November 2011

      Terima kasih mas Abed Saragih, salam persahabatan.

  3. hanis
    10 November 2011

    insya Allah menulis itu membuat bahagia, seperti topik skripsi saya: writing therapyπŸ˜‰ hehe

    • Panji Irfan
      17 November 2011

      Waduh menarik sekali skripsinya, he..πŸ˜† ditunggu laporannya, he..

  4. Panji Irfan
    4 November 2011

    Parkirkan dulu tata bahasa, nulis saja dulu. Lia di usia yang masih belia sudah memiliki kesadaran sendiri untuk menulis dan mengelola blog. Selamat ya, semoga dilancarkan program sekolahnya,πŸ™‚

  5. Irfan Handi
    4 November 2011

    Pengen belajar nulis juga neh Om…πŸ˜›

    • Panji Irfan
      5 November 2011

      Ya, sama-sama belajar, mudah-mudahan dimudahkan, He.. πŸ™‚

  6. Lia Af
    4 November 2011

    Daripada cuap-cuap ngomong, kayaknya menulis lebih menyenangkan (bagi sayaπŸ™‚ ). Yah, meski tidak terlalu bermutu dan tidak sesuai dgn kaidah tata bahasa, (maklum masih belajar) yang jelas saya setuju dgn kalimat “happy writing”.
    Ayooo semangat, pak. Pasti bisa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 4 November 2011 by in Bahan Belajar, Buku, Kronik, Pendidikan, Testimonium and tagged , , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,552 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: