Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Baca, Baca, Baca.

Malam Nuzulul Qur`an. Membaca dengan nama Tuhan.  Beberapa Ramadhan kemudian Peperangan di Badar ketika kaum Muslim Madinah hendak menghentikan kaum kafir Mekah yang telah berniaga dari Syams (Palestina, Suriah, Lebanon). Kaum Muslim hanya akan mencegat kaum kafir agar tak kembali ke Mekah untuk membeli senjata dengan keuntungan niaganya, namun rupanya kaum kafir Mekah menyusul ke Badar dan berkecamuklah gurun tersebut.

300 orang melawan 1000 dan Allah memenangkan kaum Muslim. Rasul sebagai pimpinan perang menguburkan para Syuhada dan kaum kafir dengan layak, lantas membersihkan padang tersebut dari timbunan sampah. Para tawanan perang yang menurut tradisi langsung disudahi nyawanya, dalam pandangan Rasul dan kaum muslim berbeda. Tawanan perang yang memiliki kelebihan harta dapat menggunakan uang tebusan sedangkan yang tak mampu diwajibkan mengajarkan baca tulis kepada sepuluh anak-anak hingga pandai. Ya, membaca untuk menumbuhkan generasi muda yang cendekia.

 

Rasul membelah bulan, dinaungi awan teduh, menjamu puluhan orang dengan porsi dua orang di Mekah, memunculkan mata air Arafah, menolak menjatuhkan Jabal Nur untuk penduduk Thaif yang sombong, memindahkan pohon dengan perintah lisan di depan Rukanah sang pegulat, bersembunyi di Gua Tsur, …. Mengatakan bahwa Al-Qur`an dan Al-Hadits adalah pedoman. Keduanya dapat dibaca dengan mikro dan makro jika mengingini hidup yang tak tersesat.

Kang Endang seorang santri tuna netra dari Daarut Tauhid Bandung bergiat dalam penyediaan Al-Qur`an Braille yang mahal dan beratnya mencapai 25 kg. Helen Keller tuna netra dan tuna rungu berjibaku dengan rasa hausnya pada ilmu. Tri Bagus murid kami di sekolah terlunta-lunta dengan penyakit matanya akibat malnutrisi.

sumber foto: budaya membaca bukuAl-Qur`an Braille.

2 comments on “Baca, Baca, Baca.

  1. Gaptek
    18 Agustus 2011

    Persepsi Ulun dengan Kata BAca yang diulang tiga kli ini ialah ajagan tegas / menyuruh orang untuk membaca secara tegas namun dengan bahasa halus,,

    salam kenall,,

    By Blogger Banjarmasin

    • Panji Irfan
      18 Agustus 2011

      Maaf klo kesannya menggurui. Saya menulis minimal menyuruh saya sendiri agar tidak malas. Terima kasih kunjungannya. Salam kenal juga bang..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16 Agustus 2011 by in Testimonium and tagged , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: