Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Centralismo, Perfetto!

Centralismo adalah album pertama dari grup musik hebat namun sepi publikasi Sore. Sore bukan grup musik biasa karena mereka pernah mendapatkan penghargaan dari Majalah Time sebagai lima album wajib beli di Asia. Tentu gelar itu karena khazanah musikalitas mereka yang kaya dan di luar pakem🙂, hal unik lainnya adalah seluruh pemain band ini bertangan kidal padahal tak ada satu pun yang kidal.

  

Rampung sudah kegiatan penuh faedah dua hari yang lalu (21-23 Juni 2011). Ikatan Guru Indonesia melaksanakan kegiatan seminar disertai kongres di Gedung Kemendiknas, hal ini menjadikan IGI menjadi organisasi profesi guru pertama yang diizinkan memanfaatkan ruangan ini. Bagi saya yang dari daerah terisolasi di pedalaman Kalimantan Tengah tentu berkunjung ke pusat kebijakan pendidikan di Jakarta Pusat tersebut adalah sebuah pengalaman berharga. Pengalaman tersebut menjadi kebahagiaan yang lebat ketika berhasil memaknai pikiran Muhammad Nuh (Mendiknas) dan Chandra M. Hamzah (KPK) secara langsung.

 

Mendiknas mengemukakan harapannya agar para guru memberikan kinerja terbaiknya mengingat hampir 10 trilyun telah diberikan kepada 25% guru tersertifikasi, belum lagi ditambah dana BOS yang nominalnya akan ditambah 30% pada beberapa tahun ke depan. Kebijakan alokasi APBN untuk pendidikan yang berkisar di angka 20% sebenarnya mengundang banyak pandangan apatis dan cibiran dari begawan ekonom dunia, tapi Mendiknas dan jajarannya tetap bergeming. Pak Nuh datang ke acara IGI karena keinginannya sendiri tanpa undangan😀.

 

Wakil pimpinan KPK ini pun menambah kesadaran tentang paripurnanya menjadi seorang guru. Pak Chandra sangat bersahaja dengan bersedia datang meski lewat sms pimpinan IGI. Ada tiga pilar pemberantasan korupsi; 1. pencegahan, 2. penindakan, 3. pendidikan. Beliau menambahkan hal yang paling efektif adalah melalui jalur pendidikan meskipun memerlukan waktu yang paling lama. Pencegahan dan penindakan berdampak untuk beberapa tahun ke depan, sedangkan pendidikan dapat berefek pada sebuah generasi. Pak Chandra mengakhiri pemaparannya dengan mengatakan, “Kami titipkan karakter bangsa ini pada Bapak dan Ibu sekalian!”

2 comments on “Centralismo, Perfetto!

  1. Basori Alwi
    6 Juli 2011

    Okey… ternyata gak sia-sia hasil jepretan disetiap sudut ibukota… selamat dan perbanyak karya dalam mendukung inovasi-inovasi

    • Panji Irfan
      6 Juli 2011

      Iya Pak Basory.. Fotonya yang lagi ngempernya yang terbaik😀. Selamat berlibur pak ketua!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Juni 2011 by in Kronik, Pendidikan, Sekolah Eksternal and tagged , , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: