Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Hirai*

kemudian dunia terlipat dalam lembab pori-pori

dalam tatapan runcing pada lapang jemari kertas

 

kita memikirkan lagi perangainya

menduga ia mau mewadahi semua mimpi

dan air dari tangis Yoshizawa

pada dunia yang selalu mengembang

bukankah kita senang bermain-main?

bukankah kita senang menyendiri?

barangkali ia adalah candu di tubuh

di tangan, di lampu, di serambi.

di perasaan

Bandung, 10 Agustus 2007

 

 

*pseudonim instruktur origami terbaik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17 Juni 2011 by in Buih Pulih 2007/08, Puisi, Sastra and tagged .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: