Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Prosodi untuk Rindu

Sayang, masih ingatkah 365 hari sebelum kini,

dari mula usia 18 tahun.

matamu menjangkiti hatiku:

udara ke tenggorokan; tenggorokan memilah oksigen; diantar alveolus ke rongga hati

pecah dan oksigen membuat tetap hidup.

Sayang-dengan oksigen-, masih dalam radius meter, aku tahu harummu

turun bersama gemuruh malam atau menemplas bersama embun jatuh

maka, kini, aku tahu alveolus itu memuat sesuatu selalu,

kunamai saja cinta. Bermilyar muatan udara memuatmu.

Sehingga aku dapat mencintaimu dari Helsinborg, Multazam, atau Bulu-Bulu.

3.000 km, 20 m, 1 cm, dari bibirmu adalah serupa.

Sayang, telah digenapkan,

aku akan mencintaimu dengan jarak.

Bandung, 22 Maret 2008

2 comments on “Prosodi untuk Rindu

  1. Citra W. Hapsari
    12 Juni 2011

    wawwww,… no coment deh,hihiihyyy:mrgreen:
    smg sgr bsmašŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 12 Juni 2011 by in Buih Pulih 2007/08, Puisi and tagged .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: