Sedang Belajar

: belum tahu di pedas lada (belum berpengalaman)

Menonton Rookies, Memicu Tangis

Rookies adalah film yang diberikan oleh teman saya. “Rame banget,” begitu katanya. Entah mengapa beliau memberikan film ini cuma pada saya. Setelah ada waktunya, saya memutar film itu. Ternyata alasan pemberian film ini mulai jelas. Ini film berlatar tempat sekolah dengan tokoh utamanya guru dan siswa.

Gurunya bernama Koichi Kawato itu melakukan apapun agar siswa-siswanya percaya pada mimpi dan berusaha mengejarnya sekeras apapun. Seperti film Dragon Sakura, figur guru dalam film ini pun diilustrasikan sebagai pekerja keras. Ruang ekskul baseball SMA Futagotamagawa yang hancur berantakan dan digunakan sebagai tempat maksiat, diubah oleh Kawato meski tentu ada rintangan dari anggota baseballnya sendiri. Selanjutnya Kawato mencabuti rumput lapangan-dengan tangan-yang terbengkalai selama berhari-hari bahkan hingga tertidur di lapangan saking kelelahannya.

Satu persatu anggota baseball dikumpulkan, dibujuk, disemangati untuk kembali berlatih. Sang guru menunjukkan keberanian dan empatinya dengan naik ke lantai atas sekolah untuk mencegah anak-anak dari kegiatan merokok berjamaah (Kawato adalah atlet karate). Tempat berkumpul anak-anak di depan sungai pun disambangi demi silaturahmi. Beberapa anggota mulai tertarik untuk bergabung setelah Kawato membela sang murid yang sedang dianiaya preman-preman, inilah titik awal kebangkitan ekskul tersebut.

Mengapa ekskul ini vakum dan dicap ekskul gagal? Karena pada kompetisi sebelumnya klub baseball Futagotamagawa ini berbuat kasar dengan memukulkan stik secara sengaja terhadap kepala lawannya, sehingga memicu kerusuhan pada pertandingan ini. Pemain yang kasar itu bernama Enatsu, namun secara licik Enatsu pindah sekolah dan akhirnya dia bebas dari skorsing (karena skorsing itu berlaku untuk sekolah). Film ini dimulai dari kejadian tawuran ini, sutradara menggunakan alur (plot) campuran dalam film seri ini.

 

Mikoshiba sang kapten adalah anggota ekskul pertama yang meyakini kebangkitan ekskul baseball. Akhirnya satu persatu anggota ekskul ini lengkap dan mulai rutin berlatih kembali, tim ini lengkap dengan kembalinya pemain andalan Aniya yang berposisi sebagai pitcher dan batter andal. Kebangkitan mereka mengundang simpati dan hujatan dari kalangan guru dan anak-anak SMA Futagotamagawa sendiri. Kepala sekolah mereka sampai mengundurkan diri karena merasa ekskul ini tak punya masa depan. Apakah ini strategi psikologi terbalik yang dilancarkan kepala sekolah atau tidak, ini yang jadi misteri, yang jelas Pak Kepala Sekolah dan Wakilnya adalah tim pemenang di Koshien  (tempat final kejuaraan baseball berlangsung di Jepang) ketika masih menjadi siswa.

Klimaks film ini adalah ketika melawan tim Enatsu. Kehebatan Enatsu tertutupi pula oleh keegoisan dan ketidakdewasaannya sehingga intrik-intrik untuk memancing emosi pada lawan tidak berhasil. Aniya berhasil membuktikan secara individu lebih baik dari Enatsu. Tim baseball ini menunjukkan kedewasaannya meski kadang tak didampingi Kawato yang terkena skors karena menyerang pelatih lawan yang dianggap Kawato “jahat” terhadap muridnya. Setiap anggota tim ini mengorbankan apapun bahkan mengabaikan cedera demi keberhasilan tim.

Kerja keras dan kerja sama siswa dan guru membuahkan hasil karena mereka berhasil menuju Koshien. Saya hampir tak kuasa menahan tangis melihat ketulusan dan kerja keras guru dan siswa dalam film ini, malu. Film ini membuktikan bagaimana Negara Jepang benar-benar memperhatikan seluruh aspek kenegaraan untuk maju. Penggarapan Film pun dimaksimalkan dengan menggandeng tema pendidikan dengan taburan keteladanan di dalamnya.

Sumber foto: foto komikfoto filmgambar poster.

11 comments on “Menonton Rookies, Memicu Tangis

  1. budies
    21 Mei 2011

    datang dar pla saya langsung buka blog ini
    selamat ya atas terpilihnya sebagai pemenang lomba blog guru se-Kalteng, wah saya merasa kalah nih, belum pernah jadi pemenang.. tadi kok gak ada saat pengumuman

    • panjiirfan
      22 Mei 2011

      terima kasih om bud, sedang belajar ini, he.. om bud kan juara ITFS, hayo, hehe.. hebat om..

  2. Ikky21
    19 Mei 2011

    Nice lah pokonya, jd pengen nonton. Tapi dimana ya?

    • panjiirfan
      20 Mei 2011

      He.. Sule berat rasanya main sinetron Ky… Saya juga dapat dari teman, he.. Selamat mencari ya..

  3. Ikky21
    19 Mei 2011

    Hm..
    Kapan-kapan Indonesia bikin sinetrom baru,”Bola Baseball salah tukar”…. Tokohnya Koichi Kawanto dan Sule. Wkwkwk

  4. intan musdalifah
    19 Mei 2011

    sy boleh minta pak..sy trmasuk orang yg kurang hiburan🙂

  5. Adnanomatic
    19 Mei 2011

    ceritnya hampir sama dengan film2 mengenai baseball dari barat.

    • panjiirfan
      19 Mei 2011

      Wah saya belum lihat film yang Mas Adnan maksud. Cuma nonton film tentang Babe Ruth aja dulu. Mudah-mudahan dapat film yang Mas Adnan maksud. He..

      • Adnanomatic
        21 Mei 2011

        kalo ga salah itu ceritanya diambil dari kisah nyata seorang platih baseball, bahkan kata2 yang diucapkannya sama. Film nya dibintangi The Rock sebagai pelatih tim. saya lupa judulnya.

  6. Ikky21
    19 Mei 2011

    Ini film diangkat dari manga ya? Bagus kayanya…

    • panjiirfan
      19 Mei 2011

      Menurut saya bagus mas Ikky. Lebih baik dari sinetron. He..He..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 19 Mei 2011 by in Film, Olahraga, Pendidikan and tagged , , .

Goodreads

Keren Tanpa Rokok

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

kontak via fb

Arsip

Kategori

Pengunjung

  • 86,515 orang

Sedang Berkunjung

%d blogger menyukai ini: